//
reading
human interest

Namaku Gerendel, Monyet Urban Dari Tasikmalaya

Teks/foto : Frino Bariarcianur

Kenalkan namaku Gerendel, umur 10 tahun, lulusan Sekolah Monyet Singaparna Tasikmalaya. Kerjaanku menghibur orang seperti artis-artis di televisi. Tapi panggungku adalah jalanan. Tepat di bawah lampu merah dan trotoar.

Sejak matahari terbit aku sudah siap sedia. Melakukan pemanasan supaya otot-ototku tak kejang. Lalu Kang Yusuf, Kang Dadang, Verdi dan Kang Mamat serta sohibku yang berumur 3 tahun, si Aceng berangkat kerja.

Seperti manusia kantoran, waktu kerjaku dari pukul 08.00-16.00 WIB. Pagi-pagi sekali aku bersama tim sudah tiba di Tegalega tepatnya perempatan jalan PT Inti Bandung. Di sini selalu macet. Aku tak pernah membayangkan hidup mencari nafkah di sini. Dulu aku memang tergoda untuk tinggal di kota. Nyatanya sungguh kehidupan di sini, menyesakkan dada. Terlebih debunya sering membuatku sakit. Tapi dandananku udah keren. Jadi tak peduli dengan polusi itu semua. Sebab di Bandung, gaya adalah segalanya.

Keahlianku berjalan tegak seperti manusia, bisa sholat, jungkir balik, mendorong motor, main gitar, menerima uang dan lain-lain. Dari sekian keahlian, jalan tegaklah yang paling sulit. Aku dilatih seperti militer lho. Bayangkan, kedua tanganku diikat ke belakang, leherku dirantai, kedua kakiku menyentuh tanah. Membuat tubuhku tegak lurus. Latihan ini bukan satu sampai dua jam tapi bisa seharian.

Takdir kami sebenarnya berjalan dengan membungkuk atau melompat, tapi manusia mampu membuat kami berjalan tegak. Seperti dalam buku-buku sejarah manusia, nenek moyang kami yang disebut homo sapiens.

Lima bulan aku sekolah, lima bulan aku dilatih secara khusus. Dan 7 tahun aku sudah berkelanan. Dari ruang terbuka alun-alun, gang-gang kecil sampailah kini di jalan raya kota Bandung.

Aku memang monyet tapi monyet yang penuh berkah. Orang-orang menyebutku Doger Monyet. Kenalkan namaku Gerendel.[]

Tentang frinodoc

berharap menjadi orang humoris seperti Spongebob, menyukai laut dan mudah terharu

Diskusi

4 Tanggapan to “Namaku Gerendel, Monyet Urban Dari Tasikmalaya”

  1. Slamat siang….
    perkenalkan saya angel
    saya terterik dengan artikel anda ini…kebetulan saya ingin sekali menghadirkan seorang pelatih doger monyet pada acara training perusahaan tempat saya bekerja..
    dengan tujuan untuk memberi motivasi bagi manager-manager dperusahaan kami
    kebetulan tema trainingnya adalah “Just Do It”
    Maaf sebelumnya apakah saya boleh minta info tentang pelatihnya Gerende??
    Trimakasih :)

    Posted by Angelina P Sinaga | November 5, 2011, 12:41 pm
  2. ampun deh :)

    Posted by frinodoc | November 6, 2011, 10:47 am

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.